Busyro Muqoddas Puncaki Polling Kandidat Anggota PP Muhammadiyah 2027–2032, Ini Daftar Lengkap Perolehan Suaranya

Busyro Muqoddas

islami.co.id  Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah pada November 2027 di Medan, Sumatra Utara, dinamika mengenai figur calon Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mulai menjadi perhatian warga persyarikatan. Salah satu yang mencuri perhatian ialah hasil polling kandidat PP Muhammadiyah periode 2027–2032 yang dirilis Maklumat.id.

Dari hasil sementara polling tersebut, nama Busyro Muqoddas menempati posisi teratas. Hingga Sabtu (27/6/2026), ia memperoleh dukungan sebesar 77,08 persen dari sekitar 100 responden yang berpartisipasi dalam jajak pendapat tersebut.

Bagi redaksi Islami.co.id, kemunculan nama Busyro Muqoddas di posisi teratas menunjukkan bahwa rekam jejak dan konsistensi seorang tokoh dalam mengawal isu-isu keumatan, hukum, serta keadilan masih menjadi perhatian penting di kalangan warga Muhammadiyah. Meski demikian, polling ini bukan bagian dari mekanisme resmi pemilihan pimpinan dalam Muktamar, melainkan ruang partisipasi publik untuk menyemarakkan agenda permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah.

Maklumat.id menghadirkan polling tersebut sebagai bagian dari rangkaian menuju Muktamar ke-49 Muhammadiyah. Media itu mengajak para pembaca, khususnya warga Persyarikatan Muhammadiyah, untuk memilih 13 nama kandidat yang dinilai layak menjadi pimpinan Muhammadiyah periode 2027–2032.

Mekanisme polling disusun dengan mengikuti pola pemilihan calon formatur dalam forum Muktamar. Dengan demikian, peserta dapat memilih sejumlah nama sebagaimana praktik yang berlaku dalam proses penjaringan calon pimpinan Muhammadiyah.

Busyro Muqoddas sendiri dikenal sebagai salah seorang tokoh Muhammadiyah yang kerap menyuarakan berbagai persoalan sosial, hukum, dan pemberantasan korupsi. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Hikmah.

Baca juga, Jejak Digital Tak Selamanya Boleh Diungkit, Aib Orang yang Bertobat Wajib Dihapus

Dalam perjalanan kariernya, Busyro pernah menjadi bagian dari Pimpinan Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Universitas Islam Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Yudisial RI pada 2005–2010 serta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI pada 2010–2011.

Polling kandidat PP Muhammadiyah tersebut diperkenalkan Maklumat.id bertepatan dengan Resepsi Milad ke-3 Maklumat.id dan Rapat Koordinasi Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Jawa Timur yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Ahad (14/6/2026).

Hasil sementara juga menunjukkan persaingan yang cukup ketat di bawah Busyro Muqoddas. Abdul Mu’ti berada di posisi kedua dengan perolehan dukungan sebesar 66,67 persen. Saat ini, ia menjabat sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Urutan ketiga ditempati Saad Ibrahim dengan raihan 60,42 persen. Ia pernah memimpin PWM Jawa Timur periode 2015–2020 dan kini mengemban amanah sebagai Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi Tabligh, Dakwah Komunitas, Kepesantrenan, serta Pembinaan Haji dan Umrah.

Posisi berikutnya diisi Tafsir yang memperoleh dukungan 58,33 persen. Ketua PWM Jawa Tengah itu diikuti Ma’mun Murod dengan 57,29 persen.

Sementara itu, Muhadjir Effendy, Hilman Latief, dan Syamsul Anwar sama-sama mengumpulkan dukungan sebesar 56,25 persen. Ketiganya saat ini juga menjadi bagian dari jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan bidang tugas masing-masing.

Di bawah mereka terdapat Irwan Akib dan Sukadiono yang sama-sama memperoleh 54,17 persen suara. Berikutnya, Ambo Asse meraih dukungan sebesar 53,13 persen.

Dua nama terakhir dalam daftar 13 kandidat hasil sementara polling ialah Afnan Hadikusumo dan Muh Ikhwan Ahada. Keduanya sama-sama memperoleh dukungan sebesar 52,08 persen.

Maklumat.id dalam penyelenggaraan polling tersebut mengajak pembaca untuk ikut berpartisipasi memilih figur yang dinilai memiliki kapasitas memimpin Muhammadiyah pada periode mendatang. Melalui mekanisme itu, media tersebut berupaya menghadirkan ruang partisipasi publik sekaligus menyemarakkan atmosfer menjelang Muktamar ke-49 Muhammadiyah.

Bagi Islami.co.id, hasil polling ini dapat dibaca sebagai potret awal aspirasi sebagian warga Muhammadiyah terhadap figur-figur yang dinilai memiliki rekam jejak, integritas, dan pengalaman dalam memimpin Persyarikatan. Meski demikian, hasil jajak pendapat tersebut tidak menentukan proses resmi pemilihan pimpinan. Penentuan Pimpinan Pusat Muhammadiyah tetap akan berlangsung melalui mekanisme organisasi dalam forum Muktamar sesuai ketentuan Persyarikatan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *