Home / Aktualita / Ketua Kwarwil HW Jateng Taufiq Dorong Kwarda dan Qobilah PTMA Realisasikan Program

Ketua Kwarwil HW Jateng Taufiq Dorong Kwarda dan Qobilah PTMA Realisasikan Program

Hizbul Wathan

islami.co.id, Magelang  Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Tengah, Taufiq, meminta seluruh Kwartir Daerah dan Qobilah PTM/A segera merealisasikan program yang telah diputuskan dalam rapat sebelumnya. Arahan itu ia sampaikan dalam kegiatan Ideopolitor dan Koordinasi Kwarwil HW Jawa Tengah, Sabtu (28/2), di Universitas Muhammadiyah Magelang.

Dalam forum tersebut, Taufiq menegaskan pentingnya konsistensi menjalankan keputusan organisasi. Ia mengingatkan bahwa seluruh agenda telah dibahas dan disepakati dalam Rapat Kwartir HW Jawa Tengah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada akhir tahun lalu.

“Saya meminta Kwarda dan Qobilah PTM/A untuk merealisasikan kegiatan sebagaimana yang sudah dibahas dan diputuskan,” ujar Taufiq di hadapan peserta koordinasi.

Menurutnya, keputusan rapat bukan sekadar dokumen administratif. Keputusan itu harus diwujudkan dalam program nyata yang berdampak bagi penguatan gerakan Hizbul Wathan di Jawa Tengah. Ia menilai sinergi antara wilayah, daerah, dan qobilah menjadi kunci agar program berjalan efektif.

Selain membahas tindak lanjut program, Taufiq juga menyampaikan perkembangan terbaru di bidang penguatan literasi organisasi. Ia mengungkapkan bahwa Kwarwil HW Jawa Tengah telah berdiskusi dengan Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Tengah terkait rencana penerbitan buku saku.

Buku saku tersebut rencananya akan didistribusikan ke seluruh Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan di Jawa Tengah. Taufiq menyebut langkah ini sebagai upaya memperkuat pemahaman dan identitas Hizbul Wathan di lingkungan pendidikan.

“Saat ini kami sudah berdiskusi bersama Majelis Dikdasmen PNF PWM Jateng terkait rencana penerbitan buku saku,” katanya.

Ia menjelaskan, buku saku itu nantinya menjadi panduan praktis yang dapat digunakan oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah. Dengan distribusi yang merata, diharapkan nilai dan sistem kepanduan Hizbul Wathan semakin terinternalisasi di kalangan pelajar.

Baca juga, Dodok Sartono Bongkar Masalah Internal Hizbul Wathan, Serukan Transformasi Total agar Tak Kehilangan Generasi Muda

Tidak hanya fokus pada penguatan struktur dan literasi, Taufiq juga menyoroti pentingnya penguasaan media digital. Ia meminta Kwarda dan Qobilah PTMA memaksimalkan pengelolaan media sosial dan laman resmi masing-masing.

Menurut Taufiq, media digital memiliki peran strategis dalam membangun citra dan narasi organisasi. Ia menegaskan bahwa Hizbul Wathan harus mampu tampil kuat di ruang digital agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

“Dengan penguasaan media digital, narasi Hizbul Wathan dapat terbangun dengan baik sebagai branding kepanduan yang kuat di dunia digital,” ujarnya.

Ia menilai optimalisasi media sosial dan website bukan sekadar soal publikasi kegiatan. Lebih dari itu, media digital menjadi sarana membangun kepercayaan publik serta memperluas jangkauan dakwah kepanduan.

Pada bagian akhir arahannya, Taufiq menekankan pentingnya pembinaan kader muda. Ia meminta Kwarda dan Qobilah PTMA aktif memfasilitasi kader untuk terus berlatih dan mengikuti berbagai kegiatan.

Menurutnya, proses kaderisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Organisasi harus membuka ruang seluas-luasnya agar kader memperoleh pengalaman, keterampilan, dan kepemimpinan.

Ia menyatakan bahwa langkah tersebut bertujuan menyiapkan generasi penerus yang tangguh. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Hizbul Wathan Jawa Tengah diyakini mampu menjaga keberlanjutan gerakan di masa depan.

Melalui forum Ideopolitor dan Koordinasi ini, Taufiq berharap seluruh jajaran dapat bergerak lebih cepat dan terarah. Ia menekankan bahwa realisasi program, penguatan literasi, optimalisasi media digital, dan pembinaan kader merupakan satu kesatuan strategi untuk memperkokoh Hizbul Wathan di Jawa Tengah.

Arahan tersebut menjadi penegasan bahwa Kwarwil HW Jawa Tengah tidak ingin berjalan di tempat. Organisasi kepanduan ini didorong untuk adaptif, progresif, dan siap menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan keputusan dan komitmen yang telah disepakati bersama.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *